PROSEDUR PELAKSANAAN UJIAN SUSULAN

PROSEDUR PELAKSANAAN UJIAN SUSULAN

JURUSAN ARSITEKTUR ITATS

  1. Ujian susulan dapat diikuti oleh mahasiswa HANYA dengan alasan:
    Sakit (dengan melampirkan surat keterangan dokter)
    Tugas kantor (dengan melampirkan surat tugas resmi dari kantor, lengkap dengan kop, tanda tangan, dan stempel perusahaan)
  1. Mahasiswa yang tidak dapat menunjukkan kedua bukti tersebut tidak diperkenankan mengikuti ujian susulan.

 

  1. Prosedur ujian susulan:
  • Mahasiswa membuat surat permohonan ke Kajur / Sekjur Arsitektur berisi: Nama
    NPM
    No HP
    Mata kuliah yang akan diujikan untuk susulan
    Kelas (A, A1, H, H1, dsb, bukan ditulis Pagi / Sore)
    Dosen Pengampu Mata kuliah tersebut
    Sebutkan pula alasan mengapa saat UTS tidak dapat hadir.

  • Surat permohonan dan bukti pendukung (no 2) diberikan ke pak Qirom (Admin Jurusan).
  • Jurusan akan menyeleksi, apakah mahasiswa yang bersangkutan dapat melaksanakan ujian susulan atau tidak dan mengkonfirmasikan pada mahasiswa yang bersangkutan, sekaligus menjadwalkan ujian susulan untuk mahasiswa tersebut.
  • Jika mahasiswa tersebut diperkenankan mengikuti susulan, Mahasiswa melakukan pembayaran ujian susulan di loket
  • Mahasiswa menyerahkan kuitansi, ke Admin jurusan, dan Admin jurusan akan memberikan dokumen ujian susulan.
  • Mahasiswa melakukan ujian susulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *